Menu Tutup

6 Tempat bersejarah yang wajib dikunjungi saat ke Dubai

Dari lingkungan bersejarah Al Fahidi hingga pesona Dubai Creek yang tak lekang oleh waktu, situs bersejarah ini menawarkan perjalanan menarik menuju kekayaan masa lalu kota ini. Dubai terkenal dengan tempat menariknya, gedung pencakar langitnya yang futuristik dan cakrawala ultra-modern yang juga sekaligus menyimpan harta karun berupa bangunan bersejarah.

tempat bersejarah dubai

Bangunan-bangunan terkenal ini menceritakan kisah evolusi Dubai selama beberapa dekade terakhir sebelum menjadi kota metropolitan internasional seperti sekarang ini. Bergabunglah bersama kami untuk mengetahui alasan mengunjungi Dubai, menyelami kedalaman sejarah Dubai, menawarkan sekilas pencerahan tentang perjalanan transformatif kota global ini.

Tempat bersejarah di Dubai

Kota Tua Dubai

kota-tua-tempat-bersejarah-dubai

Terletak di tepi Sungai Dubai, kawasan warisan budaya yang dikenal sebagai Kota Tua Dubai ini menawarkan perjalanan kembali ke masa lalu. Dulunya merupakan pintu gerbang menuju pelabuhan penyelaman mutiara paling makmur di Teluk. Karena para nelayan dan pedagang melintasi perairan dengan perahu tradisionalnya, suasana masa lampau masih sedikit bisa dirasakan.

Tempat ini memungkinkan kita mempelajari lebih lanjut tentang sejarah Emirat dan tradisi mereka. Gold Souk di Kota Tua adalah tempat terbaik untuk membeli emas di Dubai atau mempelajari lebih lanjut tentang pasar perhiasan kota tersebut.

Dahulu dikenal sebagai Bastakiya, kawasan bersejarah Al Fahidi menawarkan sekilas pemandangan Dubai pada akhir abad ke-19. Dengan ciri arsitektur menara angin tradisionalnya, distrik ini merupakan labirin jalan sempit dan halaman, rumah bagi galeri seni, kafe, dan museum.

Benteng Al Fahidi

benteng al fahidi tempat bersejarah dubai

Benteng ini dibangun pada tahun 1787 pada masa pemerintahan Sheikh Saeed bin Maktoum Al Maktoum, seorang penguasa terkemuka Dubai pada saat itu. Ini adalah rumah bagi Museum Dubai yang menampilkan sejarah dan perkembangan budaya kota. Pameran ini membawa kita kembali ke cara hidup tradisional Badui, zaman penyelaman mutiara, dan rute perdagangan bersejarah seiring dengan berkembangnya kota ini menjadi kota metropolis global modern.

Bertempat di Benteng Al Fahidi, bangunan tertua di Dubai ini memberikan gambaran komprehensif tentang cara hidup tradisional di Dubai. Ini menampilkan diorama, barang antik lokal, dan artefak yang menggambarkan berbagai aspek kehidupan gurun dan laut. Ini memberi pengunjung gambaran sekilas tentang sejarah pra-minyak di wilayah tersebut.

Sungai Dubai

sungai dubai tempat bersejarah dubai

Dubai Creek adalah saluran masuk air laut alami yang membelah jantung kota Dubai. Ini bukan hanya landmark yang indah tetapi juga situs sejarah dan budaya yang penting.

Dubai Creek telah menjadi komponen penting dalam kehidupan kota ini selama berabad-abad, berfungsi sebagai pelabuhan utama bagi kapal dagang. Perairannya berperan penting dalam pengembangan Dubai sebagai pusat penangkapan ikan, mutiara, dan perdagangan. Kemakmuran dan pertumbuhan yang dialami Dubai pada awal abad ke-20 sebagian besar disebabkan oleh ramainya aktivitas di sepanjang sungai.

Naiklah abra (taksi air) khas di sungai dan nikmati aktivitas ramai di jalur air yang sibuk saat melewati bangunan bersejarah. Nikmati pemandangan klasik perahu kayu tradisional atau dhow yang memuat muatan sambil mengagumi pemandangan Jembatan Al Maktoum dan cakrawala Dubai.

Pasar Souk

pasar souk tempat bersejarah dubai

Pasar-pasar di Dubai adalah masa lalu yang sempurna dari gaya hidup makmur kota ini. Saksikan para pedagang menukar barang mereka di sini dari seluruh Teluk.

Apakah berminat membeli emas? Berjalan-jalan melalui Gold Souk. Atau buat parfum sendiri di sini, di berbagai vendor di Souk.

Dekat dengan Gold Souk, Spice Souk adalah pasar yang ramai di mana kalian dapat menemukan berbagai rempah-rempah, jamu, dupa, dan produk obat tradisional. Aroma dan warna di sini memanjakan indra.

Masjid Jumeirah

masjid jumeirah tempat bersejarah dubai

Salah satu aset arsitektur Dubai yang paling berharga adalah Masjid Jumeirah. Ini adalah hadiah dari mendiang Syekh Rashid bin Saeed Al Maktoum.

Dibangun dengan gaya tradisional Fatimiyah yang berasal dari Suriah dan Mesir. Seni masjid yang rumit dengan kaligrafi Arab yang detail dan dekorasi hiasan menjadikannya contoh arsitektur Islam yang luar biasa. Masjid ini mampu menampung hingga 1500 orang sekaligus.

Masjid ini adalah salah satu dari sedikit masjid di Uni Emirat Arab yang menerima pengunjung non-Muslim, memainkan peran penting dalam menjembatani kesenjangan budaya dan mempromosikan pemahaman Islam yang lebih baik.

Burj Nahar

burj nahar tempat bersejarah dubai

Burj Nahar adalah menara pengawas bersejarah yang menakjubkan yang dikelilingi oleh taman hijau subur dan parit sehingga menambah daya tariknya. Dengan desainnya yang rumit dan ubinnya yang semarak, bangunannya adalah contoh utama arsitektur Arab klasik dan merupakan salah satu daya tarik utama Dubai. Menara-menara ini dibangun pada akhir abad ke-19 dan memainkan peran penting dalam sejarah kota.

Seperti menara pengawas lainnya di Dubai, Burj Nahar dibangun dengan gaya tradisional. Fitur menara yang bundar terbuat dari karang dan mortir. Bahan-bahan ini biasa digunakan pada bangunan bersejarah Emirat.

Menara ini memiliki jendela sempit dan pintu masuk kecil, khas struktur pertahanan pada masa itu. Bangunan ini awalnya dibangun sebagai menara pengawas untuk menangkal penjajah. Sekarang menjadi museum yang menampilkan sejarah dan budaya Dubai. Siapapun yang ingin menjelajahi kekayaan masa lalu Dubai harus mengunjungi Burj Nahar.

Posted in Uni Emirat Arab

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *